Beda Tabungan dan Deposito
Tabungan dan deposito
sama-sama merupakan produk dari bank sebagai media penyimpanan dan
investasi. Bedanya, dana yang disimpan di tabungan bisa ditarik kapan
saja saat nasabah membutuhkan. Sedangkan penarikan dana deposito tidak
bisa dilakukan sewaktu-waktu karena deposito memiliki jangka waktu
tertentu untuk penarikan. Jika penarikan dana deposito dilakukan sebelum
jatuh tempo maka nasabah tidak akan mendapatkan keuntungan.
Sebagian orang cenderung lebih suka
menginvestasikan uangnya dalam bentuk deposito ketimbang tabungan. Hal
ini dikarenakan suku bunga simpanan deposito relatif lebih tinggi
dibanding tabungan. Selain itu, deposito juga bisa dijadikan jaminan
jika nasabah membutuhkan dana.
Tak hanya mata uang rupiah saja, deposito
berjangka juga tersedia dalam beberapa mata uang asing. Sebaiknya jangan
simpan seluruh tabungan deposito Anda dalam bentuk rupiah. Investasikan
mata uang US Dolar untuk kebutuhan jangka panjang. Yang patut
diperhatikan jika menginvestasikan deposito mata uang asing adalah
fluktuasi nilai tukar mata uang pada deposito USD, namun jika terlalu
konservatif dana yang Anda investasikan tidak cukup untuk mengimbangi
laju inflasi. Akibat rendahnya nilai tukar uang maka Anda akan
kehilangan kemampuan daya beli. Bila Anda memerlukan uang dalam bentuk
US dollar dimasa datang, sebaiknya simpan uang dalam US dollar.
Bagi nasabah yang akan menyimpan uang dalam
jumlah kecil disarankan untuk menginvestasikan dalam bentuk deposito.
Jika dana yang sedikit disimpan di tabungan maka akan terpotong oleh
biaya bank. Sementara untuk nasabah yang hanya menggunakan jasa bank
untuk meyimpan uang dan kerap melakukan transaksi keuangan maka lebih
dianjurkan menyimpan uang dalam bentuk tabungan. Bagi nasabah yang ingin
meyimpan uang sekaligus investasi maka disarankan memilih deposito
sebab bunga yang didapatkan akan lebih besar.https://www.cekaja.com/deposito-berjangka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar